Engkau Berharga di Mata Allah

Scripture: I Petrus 1:3-8

Introduksi. Pada saat Tuhan menciptakan langit, bumi dan segala isinya dimana manusia merupakan salah satu di antara ciptaanNya. Manusia dianggap memiliki keistimewaan di antara ciptaan lainnya yang bernafas seperti, tumbuhan atau binatang. Keistimewaan manusia itu terletak pada kuasa yg diberikan san pencipta kepadanya ….(Kejadian 1:26 ; 2:16). Kekuasaan manusia atas binatang dantumbuhan ini terjadi sebelum mereka jatuh ke dalam dosa dan kekacauan belum terjadi. Sesudah jatuh dalam dosa, keistimewaan manusia seakan-akan sirna, misalnya dominasi manusia atas binata masih berlaku, namun pada situasi tertentu kita sebagai manusia kalah terhadap binatang bahkan kita sering takut dan gentar ketika berhadapan dengan binatang. Misalnya dalam hal kekuatan, kita kalah jaud dibandingkan dengan kuda yang mampu berlari begitu dalam, kita sering takut kalau ketemu Srigala, Ular dan bahkan pada anjing gila pun kita harus berhati-hati jangan kena gigitan dan menyebabkan “rabies’. Bagi sesama, kita bukan lagi menjadi saudara sahabat namun kita menjadi “homo homini lupus (srigala bagi sesama). Buktinya, nyawa manusia sudah menjdai tidak berharga di hadapan manusia lain hal yang paling memiriskan ada ibu yang tega membunuh bayinya sendiri , ada isteri yang memutilasi suami atau sebaliknya. Ini menunjukan seakan-akan nyawa manusia tidak berharga sama sekali dan bisa di substitusi dengan apa yg berharga menurut ukuran dunia. Kejatuhan manusia dalam dosa inilah yang membuat manusia sepertinya di sejajarkan atau bahkan tingkatannya di bawah ciptaan Tuhan yang lainnya. Manusia bahkan dianggap lebih jahat dari pada binatang karena karakter “binatang lebih banyak kita miliki di banding dengan binatang itu sendiri. Kebejatan moral sangat Nampak Inilah alas an mengapa manusia mengalami hal-hal buruk yang diijinkan Tuhan berlaku bagi kita. Dosa dan kesalahan kita membuat kita jatuh semakin jauh dalam kejahatan sampai-sampai Yohanes dalam kitab Wahyu menulis kepada jemaat di Efesus, “sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh…….”(Wahyu 2:5). Tetapi Tuhan kita baik tidak ada Tuhan seperti Tuhan kita, dalam keslahan kita dalam kebejadan moral kita, Tuhan mau mengembalikan posisi kita tidak bercacat cela sebagaimana Adam dan Hawa sebelum jatuh dalam dosa. Itulah kasih karunia Allah kepada kita yang tidak tergantikan dengan apapun juga. Harusnya kita ini berkata seperti Daud berkata, “Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya?” (Mazmur 144:3). Allah memiliki alas an mengapa kita begitu “Berharga di hadapanNya”. Mari kita selidiki alas an mengapa kita begitu berharga di di hadapanNya sehingga AnakNya pun di utus untuk keselamatan kita.

II. Mengapa kita berharga di hadapanNya?

Apakah keistimewaan manusia sehingga Yesus Kristus anak Allah itu mau mati dan berkorban bagi kita. Kita sangat berharga di hadapan Allah karena , a. Kita diciptakan menurut” gambar dan rupa” (Citra,image) Allah itu berarti fisik dan karakter menyerupai Allah. Dengan kata lain, kita ini milik kepunyaanNya yang terbaik yang pernah diciptakan. Ilustrasi: Dulu saya sangat senang sekali mendengar atau membaca cerita “Pinokio”. Dalam cerita itu ada seorang tukang kayu pembuat boneka kayu namanya Pepito. Dari sebuah karyanya ada satu yang paling baik dan sangat menyerupai manusia, saking cintanya Pepito pada boneka ini dia berharap boneka ini hidup dan ternyata harapn nya menjadi kenyataan nama boneka itu Pinokio. Sebagai hasil karyanya dia sangat menyanyangi boneka itu. Cerita yang sama berlaku juga bagi kita umat ciptaanNya, Dia sangat menyanyangi kita. Karena kita ini adalah kreasi atau ciptaan Allah yang terbaik karna menyerupai diriNya atau citra Allah ada dalam diri kita. Para pengkhotbah terdahulu telah membicarakan citra Anak Allah namun, tidak ada salahnya saya merfresh kembali citra dir Allah yang ada pada kita sehingga membuat kita begitu berharga. Citra diri bicara karakter , karakaternya Allah itu, : • Berkuasa (Roma 9:19,21) • Kudus (I Samuel 2:2) • Allah itu Roh (Yohanes 4:24) • Allah itu Kasih (I Yoh 3:1) • Allah tidak berdosa (I Yoh 3:4) Alasan pertama mengapa kita ini berharga di hadapan Tuhan karena, kita ini umat ciptaanNya miliki kepunyaanNya dan Citra Allah yang ada dalam diri kita. b.Alasan kedua, mengapa kita berharaga, Karena kita biji mata Allah (Mazmur 17:8; Zakaria 2:8b). Setiap kita pasti merasa, bahwa mata merupakan oragn yang penting dalam tubuh kita. Dengan mata kita bisa melihat berbagai warna, dengan mata kita bisa melihat kelahiran, pendewasaan, pernikahan, beranak cucu. Dengan mata kita bisa menyaksikan kebahagiaan dengan mata yang sama pula kita melihat tangisan kesedihan dan cucuran air mata. Fungsi mata juga bisa mempengaruh jiwa kita, Firman berkata, jika mata kita gelap maka gelaplah jiwa kita”. Kalau kita ini adalah biji mata Allah berarti kita harus melihat seperti Tuhan melihat. Dimakah sajakah Tuhan memandang? Dia memandang segala tempat “Mata Tuhan ada di segala temapat mengawasi orang jahat dan orang baik” (Amsal 15:3) Apakah sebenarnya yang dilihat Tuhan? 1) Tuhan melihat apa Buruk di mataNya. • Tuhan melihat kejahatan umatNya ( Bil 32:13) • Apa yg jahat :Tuhan sakit hati , cemburu dan menimbulkan murka Tuhan dan bisa menyebabkan kematian !(Bil 32:13,18.;I Raja-Raja 14:22; Kej 38:7) 2) Tuhan melihat apa yg benar di mataNya: • Maka Tuhan akan memenuhi sumpahNya (Ulangan 6:18,). Kita sebagai biji mata Allah akan tetap mendapat perlindungan dari padaNya…(Zakaria 2:8b). b. Alasan ketiga mengapa kita berharga di hadapanNya. Karena tubuh kita adalah Bait Roh Kudus dimana Ia tinggal dan berdiam di dalam kita. (I Korintus 6:19). Allah tidak mau, tempat kediamanNya di tempat orang atau benda lain. Oleh karena Dia mau tempat itu kudus dan suci. Sedangkan bait Allah dalam bentuk rumah ibadah saja Tuhan begitu peduli apalagi diri kita.

III. Respons kita atas penghargaan Tuhan terhadap kita

1. Kita harus mempertahankan kuasa yg telah diberikan kepada kita. Orang yang berkuasa karena Tuhan akan selalu ingat pada Tuhannya, dengan cara: a. Mengucap syukur karena anugerahNya yang besar dengan mengubah status kita menjadi Anak Allah. b. Firman Allah merupakan alat ukur dari segala perbuatan kita c. MEngandalkan Roh Kudus dan mengakui kita mahkluk Tuhan d. Berjalan dengan Iman Pengharapan dan Kasih.

2. Gunakan mata rohani kita untuk melihat hal-hal besar yang Tuhan telah nyatakan dimana mata jasmani kita tidak bisa menjangkaunya. Dimana kah mata rohani kita? Mata rohani kita ada dalam hati..karena Tuhan juga melihat hati orang benar (I Samuel 16:7). Ada contoh dalam Alkitab seorang pemimpin Israel sampe 8 X Tuhan berfirman dalam hal yang sama bagi dia. Yaitu Yosua. Saya mencatat, pertama dalam Ulangan 3:28; Ul 31:6,7 dan 23. Kemudian Yosua 1:6,7,8dan 9. Hati yang bersih akan membuat kita berada dalam hadirat Tuhan setiap hari.

3. Kita persembahkan tubuh kita pada Tuhan. (Roma 12:1). – Persembahan yang HIDUP (bukan mati) …mengabarkan Injil Kerajaan Allah – Persembahan yang KUDUS (tidak bercacat cela)…karakter kita – Persembahan yang BERKENAN kepada Allah. Jika hal ini terjadi maka percayalah kematian Kristus yang telah membangkitkan kita itu akan memberikan kepada kita berkat dari dua arah, pertama berkat selama di bumi :

-I Korintus 2: 9 “Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

– I Petrus 1:4 “untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.

• Yang tidak binasa itu KEKELAN yaitu “kehidupan yang kekal”

• Yang tidak dapat CEMAR itu KEKUDUSAN

• Yang tidak LAYU itu Roh kita bicara teantang semangat dalam memuji, menyembah dan melayani Tuhan

“ Kesimpulan Kenapa kita berharga di mata Tuhan? 1) Kita umat ciptaan Nya , umat kepunyaanNya 2) Kita adalah biji matanNya 3) Kita adalah baitNya.

Oleh karena cinta kasihNya yang besar itu kita diharapkan tidak berbuat dosa lagi. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: