GEMBALA VS ORANG UPAHAN


 I Petrus 5:2: Yohanes  12:15-17

Pendahuluan

Gembala adalah orang yang bertugas menjaga ternak dan menjadi gembala merupakan pekerjaan yang keras dan membutuhkan keahlian khusus untuk  menjaga ternak, untuk merawat, untuk memberi makan dan lain sebagainya. Pokoknya, menjadi  gembala perlu pengorbanan baik dari segi waktu dan tenaga.

Siapakah  Gembala Itu  Sebenarnya?

Kebanyakan di antara kita selalu menghindar dengan mengatakan akh saya tidak memiliki jawatan sebagai gembala, jadi saya tidak bertanggung jawab atas domba-domba yang ada dalam gereja itu tanggung jawab pendeta, itu tanggung jawab pengerja. Mari kita lihat siapakah sebenarnya gembala itu?

  1. Gembala yang sesungguhnya adalah Yesus Kristus (Yoh 10:11)
  2. Dalam persekutuan, Gembala adalah Pimpinan Gereja entah Pdt, Pastor atau apapun namanya yang memimpin Organisasi tersebut.
  3. Kita yang mengaku diri adalah Pengikut Kristus adalah Gembala, tugas penggembalaan telah kita mulai dari keluarga kita sendiri, dan rumah tangga kita sendiri.

Jadi, rubahlah cara pikir kita, rubahlah cara pandang kita bahwa tugas penggembalaan juga merupakan tugas kita yang kita bisa mulai dari keluarga kita sendiri.

Tugas-Tugas Gembala.

Yohanes 10:11-14

  • Melindungi domba-dombanya (Yoh:11)
  • Mengenal domba-dombaNya(Yoh 10:14)

Mazmur 23:1-3

  • Memberi tempat istirahat
  • Memberi minum
  • Menuntun pada jalan yang benar

Yeheskel 34:16

  • Mencari yang hilang
  • Membalut yang luka
  • Menguatkan yang sakit
  • Melindungi yang gemuk dan kuat.

Inilah tugas-tugas yang harus dilakukan seorang gembala. Jika tugas-tugas ini tidak dilaksanakan maka kita akan disebut orang upahan, yang tidak memilki tanggung jawab dan melarikan diri ketika ada beruang dan srigala yang menerkam domba-dombanya. Nah orang-orang seperti ini akan medapat bagiannya.

Dalam Yesaya 56:10-11 dijelaskan gelar-gelar bagi yang  tidak menggembalakan domba-domba yang dipecayakan pada kita.

  • Akan disebut Orang buta (penyesat)
  • Akan disebut tidak tahu apa-apa (bodoh)
  • Akan disebut anjing-anjing bisu tidak tahu menyalak
  • Akan disebut anjing-anjing pelahap yang tidak tahu kenyang (tamak, rakus)

Biasanya, mereka yang tidak melakukan tugas dengan baik akan mencari alasan-alasan untuk membenarkan apa yang mereka buat bahkan, dengan mudahnya ucapan mereka mulai melakukan fitnah (gossip yang tidak benar) terhadap gembala yang betul-betul melakukan tugasnya. Ini terjadi karena motivasi dalam pelayanan sudah berubah drastis! Gembala -gembala yang tidak melakukan tugasnya akan selalu menghindar. Mereka sudah kehilangan segala sesuatu yang menjadi dasar pelayanan mereka. Dasar perintah untuk menggembalakan adalah “KASIH AKAN YESUS”. Ketika Yesus Kristus pertama kali memerintahkan penggembalaan pada Petrus kalimat pertama yang muncul adalah,”APAKAH ENGKAU MENGASIHI AKU? GEMBALAKAN DOMBA-DOMBA KU”. Bahkan sampai tiga kali perintah ini diberikan kepada Petrus, mari tilik kembali motivasi pelayanan kita dalam menggembalakan  domba -domba Tuhan Yesus Kristuyang dipercayakan pada kita. Pertanyaan hakliki yang dapat kita ungkapkan sebagai refleksi pada diri sendiri adalah,

1) Apakah aku melayani hanya karena ditugaskan oleh Organisasi Gereja di mana kita bernaung?

2) Apakah kita menjadi gembala karena kompensasi? Kegagalalan dalam klehidupan “sekuler”  baik secara finansial maupun secara sosial sehingga kita merasa gagal dan mencoba peruntungan di dunia yang berbeda. Melayani bukanlah sebuah kompensasi namun, sebuah panggilan yang harus dipenuhi!

3) Ataukah menjadi gembala karena merasa bertanggung jawab atas dasar mengasihi Yesus Kristus. Ingatlah selalu perkataan Kristus pada Petrus, “Apakah engkau mengasihi Aku? Gembalakanlah domba-dombaKu”

Saudara dampak yang harus mereka terima lihat Mazmur 109:7-11:

1). Apabila dihakimi keluar sebagai orang yang bersalah

2) Umurnya berkuran dan jabatannya diambil orang lain

3) anak-anaknya menjadi yatim dan isterinya menjadi janda

4)Anak-anaknya mengembara dan mengemis,dihalau dari reruntuhan rumahnya.

5) Penagih hutang menyita segala kepunyaannya dan orang menjarah hasil jerih payahnya

Saudara betapa mengerikan dampak yang akan kita terima jika kita hanya mau bersilat lidah karena kita tidak melakukan tugas dengan baik dan benar menurut harapn Tuhan kita.

Penutup

Oleh karena itu marilah kitayang telah dipanggil, dipilih lakukan dengan setia tugas penggembalaan yang telah diberikankepada kita dengan penuh tanggung jawab maka berkatlah yang menyertai kita jadilah “GEMBALA” lewat karakter kita .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: