Menghadapi Perubahan Yang Tidak Diinginkan


Scripture: Yeremia 29: 1-14

Introduksi.

                Heraclitus, filsuf Yunani, yang hidup tahun 535-475 SM mengatakan, “tidak ada yang permanen kecuali perubahan”. Artinya, apapun yang ada di bawah matahari ini akan selalu berubah. Perubahan yang terjadi kadang menjadi lebih enak ataupun menjadi lebih buruk. Jika perubahan itu kea rah lebih baik maka kita kita tidak memiliki masalah namun, bagaimana perubahan itu kea rah yang buruk?MIsalnya, tiba-tiba kawan dekat kita berubah menjadi musuh dalam selimut yang menikam kita dari belakang? Atau bagaimana jika kondisi keuangan kita tiba-tiba menurun drastis dengan ijin Tuhan,  ataupun tiba-tiba orang yang kita cintai entah itu suami, istri, orang tua atau anak-anak kita meninggal ? Apa yang harus kita lakukan ketika perubahan yang tidak kita inginkan menimpa kita?

Marilah kita menyimak surat kiriman Nabi Yeremia kepada orang-orang Israel, yang diangkut dalam pembuangan di Babel oleh Raja Nebukadnesar sebagai nasehat.

1). Life Must Go On What Ever Happened. (Yeremia 29:4-6).

                Saudara, banyak di antara kita ketika menghadapi perubahan yang tidak harapkan mengalami, stress ringan,  sampai Stress berat alias(gila)  bahkan ada yang tragis sampai mengakhiri hidupnya karena beban terasa sangat berat. Demikian juga dengan kita ketika merasa kesalah kita diceritakan orang rasanya mau mati saja entah mau ditaruh dimana wajah ini.

Namun firman Allah hari ini memberikan kekuatan. Yeremia dalam suratnya kepada orang Isarael di pembuangan mengatakan : “dirikanlah rumah”, “buatlah kebun”  ambilah istri bagimu, menantu bagi anak-anakmu” merujuk kepada, “Life must go on (Hidup harus tetap berjalan!!) Jalanilah hidup ini senormal mungkin walaupun kehidupan telah berubah!

 a.Dirikanlah Rumah!

Hal pertama yang harus dilakukan adalah berada dalam rumah. Entah itu milik kita sendiri, ataupun kita kost tidak mengapa karena  apapun yang terjadi selama kita masih bisa bernaung ketika panas terik, dan masih memiliki tempat  untuk berteduh ketika hujan maka segala sesuatu bisa di mulai dari rumah.

Rumah juga memiliki makna umum tempat untuk bernaung, kalo secara fisilk tempat bernaung kita pasti mengatakan RUMAH, namun kita juga tempat perlindungan yang kokoh dan kuat dan darisanalah pertolongan pertama itu datang, yaitu TUHAN .” Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi” (Mazmur 121:2).

Tariklah hadirat Tuhan turun atas rumah kita, sekali lagi buatlah Tuhan tertarik dengan kita. Hadirat Tuhan hanya bisa turun kalau kita dekat dengan Dia, kalau kita menjadi sahabatNya. Ingat cerita Lazarus adik Marta dan Maria? Mengapa Yesus mau datang ke rumah mereka(Yohanes 11)? Karena  mereka sahabat Yesus, bahkan Maria dan Marta berkata kepada Yesus, “dia yang Engkau kasihi  sakit” (Yoh 11:3) kunci mengapa Yesus mengasihi mereka karena Maria mengambil bagian dalam pelayanan dengan duduk di kaki Kristus hanya dengan demikian kita bisa menjadi sahabatNya.

b.    Buatlah Kebun.

Buat kebun memiliki makna apapun yang terjadi pada kita tetap tenang dan carilah pekerjaan apabila kita belum bekerja apa saja asal tidak bertentangan dengan firman Tuhan. Bekerjalah seperti semula seperti tidak terjadi apa-apa. Karena jika perubahan itu mempengaruhi keadaan psikis kita sampai kita tidak bisa bekerja maka hidup kita akan semakin tenggelam dalam keadaan yang buruk.  Kita harus memilki prinsip kerja yang benar, “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia” (Kolose 3:23).

c.Ambilah Istri bagimu.

Tugas dalam keluarga harus tetap dijalankan seperti semestinya. Banyak kali keluarga, ketika menghadapi perubahan yang tidak diingankan suami dan istri tidak lagi bisa bersatu(having sex); kecuali bagi mereka yg sudah masuk masa –masa “mati pucuk” dimana “rasa itu” sudah hilang inilah yang membuat hubungan dalam keluarga semakin retak dan bisa membuat perpecahan yang dalam tetaplah lakukan tugas sebagai suami dan istri sebagaimana yang diminta Tuhan kepada kita. Pada Firman yang kita baca  dikatakan ambilah suami, Karena Tuhan ingin pria yang bertindak karena mereka adalah pimpinan dan kepala dalam keluarga. Artinya, suamilah atau ayah lah yang harus mulai bertindak ….

2) Give a Positive Impact to Your Neigbhour. (Yeremia 29;7)

a. Kalahkan situasi yang buruk .

Artinya, Tuhan tidak mau kita larut dalam ketakutan, kecemasan , kesedihan, perasaan duka, namun Dia mau kita bangkit dan lakukan sesuatu nyata yang dapat membangkitkan gairah hidup kita kembali kepadaNya. Mulailah dengan “memperkatakan firman Allah”..yang berkaitan dengan masalah kita.

Situasi merupakan sesuatu yang abstrak dan menekankan kita secara “roh”. Dia akan sangat kuat menekan kita jika, kita tidak memiliki jejuatan secara “Roh” yang Tuhan berikan kepada kita, dan sumbernya dari pikiran. Setiap aktifitas dan kegiatan bersunber dari hati dan akan mempengaruhi pikiran kita. Ilmu pengetahuan akan menilai dari sudut pandang berbeda berdasarkan fakta, bukti konkrit yang bisa di telaah dengan menggunakan semua indera (senses)  yang kita miliki sehingga tiba pada kesimpulan akhir. Secara ilmiah kita akan berkata,”kertas putih” apabila kita melihat benda berbentuk kertas yang warnanya putih, ini yang dinamakan kebenaran absolute menurut ukuran pengetahuan karena sudah disepakati oleh manusia (yg ada dalam referent manusia) dimana setiap manusia akan mepergunakan alam berpikirnya (logika) lebih dominan dibandingkan hatinya (Iman)untuk menyelesaikan segala sesuatu yang menghimpit hidupnya.

Mengalahkan situasi yang buruk dalam hidup kita bisa dimulai dengan mulut dan bibir kita yang memperkatakan hal yang positip. Perkatakanlah hal yang sifatnya membangun,menguatkan dan memberkati maka percayalah “atmosphere” di sekitar kita akan berubah menjadi tenang dan menyejukkan jati kita. Intinya, perkatakan firman !

b. Lakukan yang baik dan yang mendatangkan Damai Sejahtera

Ketika kita mengalami masalah jangan kita menambah masalah baru yang, kita kira dapat menyelesaikan masalah  namun sebenarnya tidak!! Jangan berdusta, mencuri, korupsi atau menyakiti orang, ini tidak mendatangkan damai sejahtera namun mendatangkan celaka bagi kita sendiri.

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki…………..” (Matius 7:12).

3). There is a limitation for everything(Yeremia 29:10)

a. Segala sesuatu ada waktunya.

Dalam ayat yang kita baca Tuhan mengatakan hanya 70 tahun, memang bukan waktu yang singkat, tetapi intinya ada waktu pembebasan (Pengkhotbah 3:1-8). Jangan putus asa, jika saat ini kita terjepit, percayalah ada waktunya saat pemulihan tiba.

b. Pada waktunya Tuhan akan memulihkan keadaan kita.

Sekiranya perubahan itu terjadi dengan seizin Tuhan percayalah hal itu akan berguna bagi kita. Lihatlah apa yang dikatakan Tuhan pada Yakub, sebenarnya juga berlaku bagi kita, “sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau……………”(Kejadian 28:15). Tuhan berjanji menyertai, melindungi, tidak meninggalkan kita dan Dia tetap menepati  janjiNya

4. BELIEVE IN GOD’S PROMISSES ( Yeremia 29:11-14 ; Ratapan 3:31-33)

Melalui ayat ini Tuhan mengajak kita untuk melihat permasalahan dalam prospek yang lebih luas dan jauh ke depan . bukan hanya kesusahan yang kita alami yang di lihat tapi katakanlah pada diri, “apa yang mau disampaikan Tuhan kepada saya? Apa yang harus aku buat untuk mempermuliakan Nya?

Jadi , jika terjadi perubahan yang tidak kita inginkan terjadi , tetap lakukan apa yang harus kita lakukan. Kehidupan akan terus berjalan. Jalanilah hidup ini dengan sikap positip sehingga memberi dampak bagi lingkungan. Tetaplah berhubungan dengan Tuhan lewat doa, permohonan yang disertai dengan ucapan syukur, belajarlah untuk bersabar, bertekun dalam Tuhan karena semuanya pasti berakhir  karena, DIA tidak pernah meninggalkan kita!!!

AMIN

Sumber :

Alkitab Terjemahan Baru (LAI)

Manna Sorgawi,2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: